Sabtu, 10 Maret 2012

iProud - Tex Saverio: Wardrobes that Wow the World 05 end.flv

Designer in Focus for FashionTV Magazine - Bold Issue | TEX SAVERIO

TEX SAVERIO



Seorang Tex Saverio. Saya jadi keinget Film Korea Fashion 70's sebelum post [tentang esensi dari fashion].

Tex Saverio menjadi bahan perbincangan ramai di dunia cyber, karena salah satu koleksi gaun musim semi 2011 Tex Saverio yang pernah tampil di Jakarta Fashion Week.

La Glacon tiba-tiba muncul di Harper’s Bazaar AS. Dan anda tahu sosokyang mengenakan La Glacon adalah penyanyi eksentrik top dunia, Lady GaGa. Tentunya, banyak pujian diberikan kepada desainer muda kelahiran 1984 tersebut.

Siapa sesungguhnya seorang Tex Saverio?

Tex Saverio yang biasa dipanggil Rio disebut-sebut sebagai Alexander McQueen-nya Indonesia. Tapi siapa yang mengira, jika pemuda 26 tahun itu ternyata tidak menamatkan bangku sekolahnya. Ia memilih keluar dari sekolah, agar bisa lebih cepat memulai karir di dunia mode.

Rio bercita-cita menjadi perancang busana sejak duduk di bangku SMA. Rio memang hobi menggambar sejak kecil. Bahkan ia sering menggambar di tengah pelajaran. Salah satu gurunya suatu hari berkata kepadanya : "Jika saya jadi kamu, saya tidak akan pergi ke sekolah ini, saya akan pergi ke sekolah mode. Kenapa kamu tidak mencari perancang busana saja". Dan benar saja, itulah yang dilakukan Rio. Ia keluar dari sekolah dan terus fokus mempelajari mode.

Penghargaan pertama Rio adalah Mercedes-Benz Asia Fashion Award, ketika ia berumur 21 tahun. Dan kini, lima tahun kemudian, La Glacon menjadi buah bibir di dunia mode internasional.

Bukan cuma La Glacon yang menarik minat internasional. My Courtesan salah satu koleksi gaun Tex Saverio lainnya, juga tak kalah dahsyatnya. 'My Courtesan' dan 'La Glacon' benar-benar menyita perhatian pengunjung Jakarta Fashion Week beberapa waktu lalu. Rio mengungkapkan, ia dapat menciptakan gaun fenomenal seperti itu karena selalu berpikir bahwa dalam setiap rancangan memiliki jiwa tersendiri. "Ini adalah tentang jiwa. Saya ingin setiap karya saya memiliki jiwa. Itu akan membuat banyak perbedaan", begitu yang diungkapkan Rio. [I Love his style, seperti itulah sejatinya esensi fashion].

La Glacon sepertinya terinspirasi dari Es. Karakter kontradiksi es. Es bisa terlihat sangat ringan, lembut, dan rapuh, namun di saat yang sama, ia juga kuat, tangguh, bisa sakit. Definisi karakter seorang wanita yang kadang-kadang terlihat sangat lembut, sangat rapuh di luar, tapi di dalam..dia kuat, seorang pejuang.

Seorang wanita. Setiap wanita pasti memiliki karakter individu mereka sendiri yang membuat seseorang berbeda dari yang lain. Dan perbedaan antara karakter seseorang dan yang lain tentunya menjadi pengaruh terbesar Seorang Tex Saverio.

Fashion adalah seni, bila kita juga berfikir sama seperti Rio yang menjadikan mode sebagai seni, kita akan melihat fashion dengan cara pandang yang baru, dan fashion akan memiliki definisi baru. Hal itu akan membuat perbedaan besar bahwa fashion bukan cuma sekedar "baju", bukan sekedar potongan-potongan kain yang menutupi tubuh kita, namun kita bisa menemukan sesuatu di dalamnya, ada "jiwa" dalam tiap helai potongan-potongan.

Sepertinya semua berawal dari mimpi, sebelum La Glacon dikenakan oleh Lady GaGa, Rio memang sudah lama memimpikan gaun rancangannya dipakai oleh artis yang bersangkutan. Rio ingin rancangannya dikenakan oleh sejumlah selebriti wanita yang mempunyai karakter kuat, seperti : Angelina Jolie , Lady GaGa, Nicole Kidman , Charlize Theron, juga Naomi Campbell, dll.