Saat ku mendengar suara mereka , air mata ini otomatis akan jatuh, mengalir melewati celah mata, membasahi pipi.
Saat melihat photo mereka, jantung ini otomatis akan berdegup tak beraturan, tangan seakan ingin menyentuh, mata seakan tak ingin berkedip.
Perasaan ini susah dilukiskan, karena dalam hal ini yang melihat adalah hati, bukan mata. Ini hanya bisa
Saat melihat photo mereka, jantung ini otomatis akan berdegup tak beraturan, tangan seakan ingin menyentuh, mata seakan tak ingin berkedip.
Perasaan ini susah dilukiskan, karena dalam hal ini yang melihat adalah hati, bukan mata. Ini hanya bisa
dirasakan, tidak bisa dilukiskan.
Aku gila? Ya aku memang gila
Aku bodoh? Ya aku memang bodoh, sangat bodoh.
Tapi aku percaya, Tuhan menghendaki aku yang seperti ini. Aku yang gila dan bodoh di mata kalian. Tapi, seandainya kalian punya hati, cobalah lihat aku dengan hati kalian. Lihat aku. Rasakan perasaan ku. Sanggupkah?
Aku bodoh? Ya aku memang bodoh, sangat bodoh.
Tapi aku percaya, Tuhan menghendaki aku yang seperti ini. Aku yang gila dan bodoh di mata kalian. Tapi, seandainya kalian punya hati, cobalah lihat aku dengan hati kalian. Lihat aku. Rasakan perasaan ku. Sanggupkah?
Ini aku. Ini hidupku.
Aku tak tahu kapan aku mulai gila seperti ini, dan aku tak tahu bagaimana harus mengakhirinya.
Aku punya banyak mimpi.
Mimpi yang aku tahu tak akan bisa jadi nyata. Aku tahu itu. Lalu kenapa? Apa aku merugikan kalian?
Ini aku. Ini hidupku.
Tolong sekali lagi jangan larang aku untuk mencintai mereka. Aku, seseorang yang sangat bodoh dan gila ini tak akan mengganggu hidup kalian. Dan aku mohon kalian jangan ganggu hidupku.
Aku tak tahu kapan aku mulai gila seperti ini, dan aku tak tahu bagaimana harus mengakhirinya.
Aku punya banyak mimpi.
Mimpi yang aku tahu tak akan bisa jadi nyata. Aku tahu itu. Lalu kenapa? Apa aku merugikan kalian?
Ini aku. Ini hidupku.
Tolong sekali lagi jangan larang aku untuk mencintai mereka. Aku, seseorang yang sangat bodoh dan gila ini tak akan mengganggu hidup kalian. Dan aku mohon kalian jangan ganggu hidupku.
Aku punya dunia sendiri. Dunia yang membebaskan ku berfantasi. Tanpa batas. Tanpa larangan. Tak sembarang orang dapat mengerti bagaimana aku.
Aku, seseorang dari dunia fangirls. Ya dunia para fans yang sudah dianggap sangat bodoh dan gila di dunia nyata. Kami para fangirls bisa mengerti satu sama lain. Karena kami melihat dengan hati bukan dengan mata.
Aku, seseorang dari dunia fangirls. Ya dunia para fans yang sudah dianggap sangat bodoh dan gila di dunia nyata. Kami para fangirls bisa mengerti satu sama lain. Karena kami melihat dengan hati bukan dengan mata.
"Hey orang gila jika kau seperti ini apa idola mu itu akan membalas perasaan mu?"
Kami memberikan perasaan kami tanpa mengharapkan balasan. Ini cinta. Cinta murni. Kami hanya akan terus menumpahkan perasaan. Tak pernah menuntut balasan.
Kami memberikan perasaan kami tanpa mengharapkan balasan. Ini cinta. Cinta murni. Kami hanya akan terus menumpahkan perasaan. Tak pernah menuntut balasan.
"Kenapa kalian mencintai mereka sampai seperti ini? Apa karena tampang mereka?"
Cinta tak pernah punya alasan. Jika aku bertanya "Kenapa kalian mencintai ibu kalian?" Pasti kalian tidak bisa mengungkapkannya dalam kata kata karena perasaan itu sangat besar bukan? Tak ada kata yang tepat untuk melukiskannya.
Jika kami mencintai mereka karena tampang masih banyak orang di dunia ini yang lebih tampan. Ketampanan hanyalah bonus. Ingatlah kami melihat dengan hati bukan mata.
Cinta tak pernah punya alasan. Jika aku bertanya "Kenapa kalian mencintai ibu kalian?" Pasti kalian tidak bisa mengungkapkannya dalam kata kata karena perasaan itu sangat besar bukan? Tak ada kata yang tepat untuk melukiskannya.
Jika kami mencintai mereka karena tampang masih banyak orang di dunia ini yang lebih tampan. Ketampanan hanyalah bonus. Ingatlah kami melihat dengan hati bukan mata.
Ingatlah dunia kami adalah dunia fangirls yang tidak semua orang dapat keluar masuk dengan mudah. Dunia fangirls ada di hati kami masing masing.
Judge kami sesuka hati kalian. Bagi kami semakin kalian menjudge kami, kami akan semakin kuat. Ini hidup ku. Ini dunia ku.
Judge kami sesuka hati kalian. Bagi kami semakin kalian menjudge kami, kami akan semakin kuat. Ini hidup ku. Ini dunia ku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar